Minggunya Yani #8

Minggunya Yani 8

Minggunya Yani adalah kumpulan cerita berupa pengalaman sedih ataupun senang, yang dalam satu minggu saya alamin. Bentuknya lebih ke review singkat aja sih supaya pengalaman-pengalaman kecil bisa terabadikan. So buat yang kepo, silakan kepo…

Minggunya Yani #8 dimulai dari awal Maret 2020, yaitu 2 Maret 2020 s/d 8 Maret 2020. Seminggu berjalan di minggu kemarin lumayan ada perkembangan kegiatan dari yang kayak zombie karena kerjaan makan tidur, sampai kayak wanita karir yang ngerasa 24 jam sehari itu ngga cukup.

Baca Juga : Minggunya Yani #7

Sama Mama Ke Pasar Terong

Well, di hari Senin tanggal 2 Maret sampai hari Rabu tanggal 4 Maret saya ngga ngelakuin aktifitas apapun yang berarti. Seperti yang saya bilang sebelumnya, kehidupan disini masih kayak zombie, apalagi Mama service-nya dari hari ke hari makin mantap.

Sebenarnya waktu hari Senin sempet temenin Mama ke Pasar Terong sih, buat belanja kebutuhan sehari-hari. Yang mengesankan, karena kita beli Bakara lagi supaya bisa dingemil-ngemilin pas nonton LIDA 2020 di Indosiar. Yes, ngga ada acara TV lain yang bisa ditonton kalau malam selain LIDA.

In fact, my mom is a BIG FAN of LIDA, and I am a BIG FAN of Bakara! Jadi kalau mau makan BAKARA ENAK, harus nonton LIDA!

FGD Untuk Kegiatan Pamflet

Nah, hari Kamis-nya di tanggal 5 Maret alhamdulilah udah ada kegiatan yang positif untuk didatangin, yaitu kegiatannya Pamflet Generasi yang merupakan organisasi anak muda dan bergerak dalam pemberdayaan anak muda.

Di kegiatan ini saya datang mewakili komunitas Blogger Makassar seorang diri, karena memang dari pihak Pamflet hanya meminta satu orang perwakilan untuk datang sebagai undangan. Jadilah saya yang diutus, karena Kak Evhy lagi berhalangan.

Alhamdulillah FGD yang diadakan pukul 10.00 s/d 12.00 ini berjalan lancar, dan semua komunitas turut berkontribusi dalam diskusi yang bertema Privacy dalam Social Media. Meski sebelumnya sempat salah lokasi karena keteledoran sendiri yang ngga baca undangannya dengan seksama, tapi akhirnya bisa terkejar juga keterlambatannya. Bayangin, saya udah ke Confie pagi-pagi, dan ternyata lokasinya di Miles. Cape deh!

Eh, ngga cape juga sih, karena dikasih hadiah Power Bank lagi sama panitia.

Hangout Bareng Vira ke Mall Panakkukang

Selesai kegiatan di Pamflet, lanjut ketemuan sama Vira karena doi udah mau berangkat ke Pinrang besoknya. Kita jalan-jalan ke Mall Panakkukang sampai menjelang Maghrib. Disini saya juga sekalian beli perkakas skin care dan make up.

Klinik Blog : Monetize dengan Google Adsense

Kalau di hari Sabtu 7 Maret, jadwalnya udah auto Klinik Blog di Indi Cafe jam 13.00. Meteri yang dijelasin bagus banget, yaitu mengenai Monetize Blog melalui Google Adsense yang dibawain oleh Kang Herman Yudiono. Doi ini blogger hebat banget. Bayangin, doi sampai resign dari perusahaan tambang di tahun 2011 dari gaji 21 Juta! Parahnya, doi juga harus membayar hutang ke negara sebesar 90 Jutaan karena keputusannya itu, hanya demi menjadi seorang full time Blogger!

Cerita Kang Herman menginspirasi sekali! Kalo penasaran, kamu bisa baca tulisan doi yang judulnya : Setelah Melepas Gaji 21 Juta/ Bln, Saya Harus Sukses Sebagai Full Time Blogger. Sebab Jika Gagal, Saya Bisa Gila.

Sebenarnya setelah Klinik Blog, saya janjian dengan Kak Dea ke Kaganga Coffee. Tapi karena miscommunication, jadinya yah ngga jadi. Lanjutlah saya, Kak Evhy, dan Irma lanjut ngobrol seputaran proyek Buku Antologi AM yang udah dari tahun lalu direncanain. Alhamdulillah, kita sepakat untuk mewujudkan project ini sampai titik darah penghabisan. Doain ya, semoga di dua minggu berikutnya naskah semuanya udah terkumpul.

Seharian Capek Dengan Banyak Hal!

Di hari Minggu 8 Maret, jadwalnya lebih padat lagi. Yang pertama, memenuhi janji ke Kak Dea, untuk ngopi-ngopi cantik di Kaganga Boulevard. Abis itu, lanjut ketemu Arez di Habitus Hertasning ngebahas blognya yang mau dirombak, dan rencana domainnya yang pengen di-custom jadi lebih profesional. Di sela-sela itu juga, saya ketemu kenalannya Warda untuk bantuin ganti lensa kacamata minus.

Masih di Habitus juga, sampai malam jam 22.00-an lah, saya diskusi banyak sama Siti mengenai desain Rumah Belajar Cinta Damai (RBCD) di Pare Pare, mengenai desain rukonya Pak Jemi, mengenai Suryani Studio, dll. Banyak banget deh pokoknya! Intinya, alhamdulillah kita udah nemu konsep desain bangunan yang pas untuk Masjid RBCD nanti. Sisa di 2D-in sama Siti, lalu di 3D-in sama saya! Insya Allah bisa kelar minggu ini. Aamiin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *