Bagaimana Cara Memberi Zinc Saat Anak Diare?

Bagaimana Cara Memberi Zinc Saat Anak Diare

Pentingnya suplementasi zinc pada kondisi diare sudah banyak diketahui orangtua. Dengan zinc yang tepat, diharapkan kondisi anak yang sedang diare bisa cepat sembuh. Tapi berapa dosis dan bagaimana aturan pemakaiannya?

Bersumber dari https://www.goapotik.com/, untuk anak yang mengalami diare, bisa diberikan zinc dengan dosis penuh selama 10 hari berturut-turut. Bahkan sekalipun nantinya diare itu mampet, pemberian zinc ini tetap harus dilanjutkan agar nantinya penyakit diare ini tidak mudah kambuh.

Pentingnya suplementasi zinc pada kondisi diare ini bisa mempercepat pulihnya kondisi anak. Selain itu, manfaat lainnya bisa dirasakan dengan meningkatnya selera makan serta terjaganya kesehatan.

Adapun mengenai dosis zinc bisa disesuaikan sesuai usia. Untuk bayi yang usianya kurang dari 6 bulan adalah 10 mg dengan durasi pemberian sekali sehari dalam 10 hari. Sedangkan untuk bayi yang memiliki usia di atas 6 bulan, dosisnya bisa dilipatgandakan yakni 20 mg per hari.

Mengenai cara pemberian zinc pada bayi, tablet zinc bisa dilarutkan dengan air matang. Atau bisa juga dengan menggunakan ASI. Kalau drasa tablet zinc itu terlalu besar, tablet zinc tersebut bisa dipotong kecil-kecil. Tablet zinc ini bisa diberikan setelah anak makan.

Mengingat rasa zinc yang cenderung pahit, disarankan agar tablet ini tidak dicampur dengan oralit. Karena  nantinya dikhwatrirkan bisa memicu antipati anak untuk mengonsumsinya.

Memang selama ini, diare termasuk masalah yang sering dialami balita. Pemberian zinc dapat membantu mengatasi masalah ini. Pentingnya suplementasi zinc pada kondisi diare ini juga bisa terlihat dari resep yang diberikan dokter. Biasanya dokter memberikan resep berisi zinc untuk mengatasi diare pada anak.

Juga disarankan agar zinc ini diberikan rutin pada balita, setiap 6 bulan sekali. Konsumsi zinc secara rutin dapat mencegah terjadinya disentri dan diare.

Fungsi zinc adalah untuk mendorong pertumbuhan sel dan menjaga metabolisme tubuh. Sebaliknya jika sampai kekurangan, maka sistem imun akan lebih lemah. Untuk anak berusia 1 sampai 3 tahun perlu sekitar 3 mg zinc setiap hari. Untuk anak usia 4 sampai 8 tahun, kebutuhan zinc meningkat menjadi sekitar 5 mg per hari. Lalu untuk orang dewasa dalam kondisi sehat perlu zinc sekitar 8 mg. Sedangkan yang membutuhkan asupan zinc tertinggi adalah wanita ibu hamil dan menyusui yang perlu antara 11 mg sampai 12 mg zinc per hari.

Bagaimana Cara Memberi Zinc Saat Anak Diare? Yanikmatilah Saja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *